Jumat, 24 April 2009

Dasar-dasar Keamanan Sistem Informasi_Pertemuan 2

Pertemuan 2

Pengamanan Informasi
Pengamanan data dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu steganography dan cryptography.
Steganography,
▪ pengamanan dengan menggunakan steganography membuat seolah-olah pesan rahasia tidak ada atau tidak nampak.
▪ pengamanan dengan menggunakan cryptography membuat pesan nampak. Hanya bentuknya yang sulit dikenali karna seperti diacak-acak.

Pada cryptography pengamanan dilakukan dengan dua cara, yaitu:
transposisi dan substitusi.
a. pada penggunaan transposisi, posisi dari hurup yang diubah-ubah.
b. Pada penggunaan substitusi, hurup (atau kata) digantikan dengan hurup atau symbol lain.

Kriptografy adalah sebuah kumpulan teknik yang digunakan untuk mengubah informasi/ pesan (plain teks) kedalam sebuah teks rahasia. (ciphertext) yang kemudian bisa diubah kembali keformat semula.

Kriptografi
Kriptografi mempunyai Fungsi dan Tujuan:
Fungsi
• kriptografi dapat digunakan untuk memberi jaminan keamanan pesan, data, atau informasi serta menjaga kerahasiaannya.
• kriptografi dapat digunakan untuk mengenkripsi file-file yang sifatnya sensitive dan rahasia.
• kriptografi dapat digunakan untuk meningkatkan keamanan komunikasi pada litas jaringan meskipun komunikasi tersebut dalam jaringan eksternal, yaitu internet.
• kriptografi juga dapat mengembalikan file-file yang telah dienkripsi menjadi file-file yang sebenarnya dengan menggunakan digital signature.

Tujuan
untuk menjaga kerahasiaan suatu pesan, data atau informasi dengan cara mengenkripsi.
• untuk menjaga keutuhan pesan, data, informasi agar pada saat dibuat, dikirim dan dibuka kembali tidak mengalami perubahan sedikitpun.
• dapat digunakan untuk mengidentifikasi keaslian pesan, data atau informasi.
• dapat dipakai untuk membuktikan pemilik pesan, data atau informasi.

* Data Encryption Standard (DES)
Dikenal sebagai Data Encrypyion Algorithm (DEA) oleh ANSI dan DEA-1 oleh ISO, merupakan algoritma kriptografi simetris yang paling umum digunakan saat ini.
• aplikasi yang menggunakan DES antara lain:
• enkripsi dari password di system UNIX.
• berbagai aplikasi dibidang perbankan.

* Enigma Rotor Machine
Enigma Rotor Machine merupakan sebuah alat enkripsi dan deskripsi mekanik yang digunakan dalam perang dunia kedua oleh Jerman.


Dasar- dasar Enkripsi
• Enkripsi digunakan untuk menyandikandata-data atau informasi sehingga tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berhak. Dengan menggunakan sebuah kunci.
• untuk membuka(decrypt) data tersebut digunakan juga sebuah kunci yang dapat sama dengan kunci untuk mengenkripsi/ dengan kunci yang berbeda.

Elemen dari Enkripsi

1.algoritma dari enkripsi dan deskripsi
2. kunci yang digunakan dan panjangnya kunci
3. plain teks adalah pesan atau informasi yang akan dikirimkan dalam format yang mudah dibaca/ dalam bentuk aslinya.
4. cipherteks adalah infrmasi yang sudah dienkripsi.

Dua metode untuk menghasilkan chipherteks adalah:
1. stream chipherts
2. block cipher
Aplikasi dari enkripsi
Program pgp digunakan untuk mengenkripsi dan menambahkan digital signature dalam email yang dikirim
Program SSH di gunakan untuk mengenkripsi sesion telnet ke sebuah host.

Kelemahan Enkripsi
1. Penanganan yang salah/ kesalahan manusia kurangnya manajemen data enkripsi
2.Kekurangan dalam cipher itu sendiri
3.Serangan brute force.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar